Apa itu fenomena food cravings? Fenomena ini merupakan mengidam makanan tertentu. Jadi, ada keinginan kuat untuk mengonsumsi makanan tertentu dan ngga ada sangkut pautnya dengan kebutuhan gizi tertentu. 

Fenomena ini lebih dari rasa lapar biasa. Lapar biasa bisa dihilangkan dengan asal makan apapun, kemudian kenyang. Sementara itu, food craving butuh makanan yang lebih spesifik, misal cokelat atau  makanan pedas.

fenomena food craving
Foto: Freepik.com

Meninjau Food Cravings dari Hasil Studi Ilmiah 

Food craving bisa terjadi secara psikologis maupun fisiologis. Dalam jurnal Current Nutrition Reports menjelaskan dari segi psikologi fenomena ini seringkali terjadi ketika sore dan malam hari, serta cenderung pada makanan manis dan gurih yang memiliki kalori tinggi. 

Selain itu, kurang makan jangka pendek akan meningkatkan food craving. Jurnal Neuroimage menyebutkan, meskipun sudah kenyang, jika membayangkan makanan favorit maka akan mendorong keinginan untuk konsumsi makanan tertentu. 

Drewnoski dalam Health and Diet Guide juga memaparkan food craving datang karena aspek emosional, seperti untuk mengatasi rasa cemas dan stress. Namun, tidak seperti  craving ketika hamil yang terjadi karena hormon dan tanda tubuh butuh asupan makanan atau gizi tertentu. 

 food craving
Foto: Freepik.com

Cara Sehat Mengatasi Food Cravings

Salah satu studi yang dimuat dalam jurnal Physiology dan Behavior menjelaskan fenomena ini mendorong perilaku makan dengan potensi kenaikan berat badan dari waktu ke waktu. Selain itu, fenomena ini bisa mengganggu kamu untuk mempertahankan berat badan sehingga perlu cara sehat untuk menghadapinya. Apa saja?

Mengatur Waktu Makan

Mengatur waktu makan penting agar kamu tidak terlalu lapar yang justru nantinya membuat kamu makan berlebihan. Kondisi lapar yang berlebihan juga bisa mendorong keinginan makanan tertentu. Jadi, atur waktu makan, seperti makan pagi, siang, dan malam, sekaligus mengatur selingan makanan diantara makanan utama. 

Konsumsi Makanan Rendah Kalori, Tinggi Protein, dan Serat

Redam food craving dengan konsumsi makanan rendah kalori, tinggi protein, dan serat agar lebih sehat. Hindari makanan tinggi kalori dan lemak untuk menghindari asupan berlebih yang berpotensi pada kenaikan berat badan. Misal buah, jika ingin cokelat maka  pilih dark chocolate yang lebih rendah gula. 

Buat Mulut Menjadi Segar

Meredam  keinginan terhadap suatu makanan juga bisa dengan membuat mulut merasakan sensasi segar. Jika sudah malam dan hendak tidur, maka bisa dengan cara menyikat gigi. Selain itu, bisa dengan konsumsi permen rendah gula rasa mint yang segar. 

Tidak ada salahnya jika Sahabat Sehat memenuhi keinginan untuk konsumsi makanan tertentu. Namun, jika tidak terkontrol bisa menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan tubuh. Food cravings mungkin sulit untuk dihindari sepenuhnya. Oleh karena itu, atasi dengan beberapa cara yang sehat. 

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Food cravings. (2015). Swiss: Frontiers Media SA. https://books.google.co.id/books?id=rAN7CgAAQBAJ&pg=PA67&dq=food+cravings+adalah&hl=id&newbks=1&newbks_redir=0&source=gb_mobile_search&ovdme=1&sa=X&ved=2ahUKEwjzt_udvZiAAxUP4jgGHaexAWsQ6AF6BAgIEAM#v=onepage&q=food%20cravings%20adalah&f=false. Diakses 19 Juli 2023. 

Handayani, V.V. 2019. Craving dan Food Craving, Apa Perbedaannya?. https://www.halodoc.com/artikel/craving-dan-food-craving-apa-perbedaannya. Diakses 19 Juli 2023

Magee, E. The Facts About Food Cravings. Health and Diet Guide. WebMD: Nourish. https://www.webmd.com/diet/features/the-facts-about-food-cravings. Diakses 19 Juli 2023. 

Meule, A. (2020). The psychology of food cravings: the role of food deprivation. Current nutrition reports, 9, 251-257. https://link.springer.com/article/10.1007/s13668-020-00326-0. Diaksed 19 Juli 2023.

Sun, W., & Kober, H. (2020). Regulating food craving: From mechanisms to interventions. Physiology & behavior, 222, 112878. https://www-ncbi-nlm-nih-gov.translate.goog/pmc/articles/PMC7321886/?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc. Diakses 19 Juli 2023. 

About the Author

Putri Yulianingtyas

Lulusan Diploma Tiga Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top