Faktanya kalori telur bisa berbeda tergantung cara memasaknya. Telur  termasuk salah satu bahan makanan dengan kandungan gizi yang baik untuk tubuh. Bahkan, olahan telur rebus terkenal jadi salah satu bahan makananan yang cocok untuk diet karena kalorinya yang rendah. Lantas, bagaimana dengan kalori olahan telur lainnya? 

Beda Cara Masak Membuat Jumlah Kalori Berbeda

Beda olahan telur, bisa berbeda pula jumlah kalorinya. Bagaimana bisa? Penambahan bahan tertentu juga menambah kalori, misal menggunakan minyak, santan, mentega, tepung, dan lain sebagainya. Sementara itu, telur rebus tanpa menggunakan bahan lain sehingga ngga ada penambahan kalori.

klaori telur rebus
Foto: Freepik.com

Minyak adalah salah satu penyumbang kalori yang tinggi. Jadi, semakin banyak minyak terserap dalam telur, semakin tinggi pula kalorinya. Terlebih jika Anda tambah dengan tepung, tepung sendiri menambah kalori, tepung juga meningkatkan penyerapan minyak. 

Sebenarnya bukan hanya dari cara memasaknya. Jenis telur yang berbeda juga memiliki jumlah kalori yang berbeda, begitu pula dengan kandungan gizi makro dan mikro lainnya. Misal, telur bebek, telur ayam, telur puyuh, dan lain sebagainya. 

Macam-Macam Kalori Telur 

Satu butir telur rebus atau sekitar 50-60 gram sendiri mengandung kalori sekitar 77 kalori. Antara kuning dan putih telur juga berbeda kalorinya, 1 butir telur putih berapa kalori? Bagian putih sekitar 17 Kkal, sedangkan bagian kuning sekitar 55 Kkal. 

Selain itu, pada olahan telur goreng ceplok 50 gram memiliki kalori sekitar 100 Kkal, sedangkan satu butir telur ayam dadar atau orak-arik sekitar 125 Kkal. Daripada ceplok, telur dadar bisa menyerap lebih banyak minyak.  Menurut Daftar Konversi Penyerapan Minyak, telur dadar bisa menyerap 9-17 persen minyak. 

Telur dadar menggunakan ayam kampung juga memiliki persentase penyerapan minyak yang lebih tinggi daripada telur ayam negeri.  Sementara itu, kalori pada olahan telur asin sekitar 137 Kkal, telur puyuh 14 Kkal. Jadi, misal makan sate telur puyuh yang berisi 3 telur, kalorinya hampir sama dengan telur ayam ceplok. 

kalori telur
Foto: Freepik.com

Olahan Telur dengan Tambahan Bahan Makanan 

Sementara itu, olahan telur dengan menambah bahan lain juga bisa menambah kalori, contoh telur dadar atau ceplok tambah dengan keju mengandung kalori sekitar 140 Kkal. Suka dengan tambah sosis? Satu porsi telur dadar dengan tambahan sosis bisa mengandung kalori sekitar 180 Kkal. 

Jadi, penambahan bahan makanan dalam olahan telur bisa menambah kalori juga, misal tambah daging, udang, dan lain sebagainya. Penambahan sayur juga bisa menambah kalori, tapi ngga terlalu banyak seperti, sosis atau keju. 

Kalori telur bisa berbeda dan bertambah tergantung cara memasaknya. Jadi, Sahabat Sehat suka olahan telur apa? Jika sedang diet untuk mengurangi asupan kalori, maka hindari olahan telur yang menggunakan bahan tambahan tinggi kalori, seperti minyak goreng, mentega, sosis, atau keju.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

About the Author

Putri Yulianingtyas

Lulusan Diploma Tiga Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top