Apakah kamu seorang vegetarian? Selain untuk menjalani program diet, pola makan vegetarian punya banyak sisi positif bagi kesehatan.

Tahukah kamu jika ternyata pola makan vegetarian ada beragam? Pescatarian adalah salah satunya. Pola makan ini tidak mengonsumsi daging merah dan daging unggas (ayam, itik, kalkun), namun masih memperbolehkan konsumsi produk telur, produk susu, dan makanan laut, seperti ikan dan biota laut yang lainnya. Dengan demikian, asupan protein bisa terpenuhi dari makanan laut.

menu pescatarian
Foto: Pexels.com

Daftar Makanan yang Dikonsumsi Pescatarian

Seorang pescatarian menganut pola makan sehat karena hanya mengonsumsi sayuran dan ikan serta biota laut lainnya. Daftar makanan yang umumnya dikonsumsi oleh seorang pescatarian adalah seafood seperti ikan (air laut dan air tawar), udang, cumi-cumi, gurita, atau kerang, yang dikombinasikan dengan sayuran, buah, biji-bijian, kacang-kacangan, telur, serta susu dan produk olahannya (keju dan yoghurt).

Manfaat Pola Makan Pescatarian

Pescatarian banyak dipilih karena menyesuaikan selera yang tidak suka daging. Sebagian orang lainnya memilih pescatarian untuk mengurangi dampak lingkungan dari konsumsi daging. Selain dari dua alasan tersebut, banyak orang memilih pola konsumsi ini karena membawa beragam manfaat kesehatan.

1. Memenuhi Kebutuhan Protein

Protein dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan sel dan jaringan tubuh baru, mendukung proses pemulihan sakit atau luka, dan menghasilkan berbagai macam hormon. Kebutuhan protein tersebut dapat terpenuhi dengan pola makan pescatarian karena tidak hanya mengonsumsi sayuran saja, namun masih memperbolehkan konsumsi seafood, telur dan susu.

2. Memperoleh Asupan Omega-3

Asam lemak omega-3 adalah asam lemak sehat yang punya banyak manfaat, di antaranya mendukung fungsi dan kesehatan otak, menjaga kesehatan jantung, menurunkan dan mengontrol tekanan darah, serta menjaga kesehatan mata.

Ikan merupakan sumber omega-3, sehingga pola makan pescatarian mampu memenuhi asupan omega-3 dalam tubuh. Ikan salmon, tuna, tongkol, dan bandeng, kaya akan omega-3.

pola makan pescatarian
Foto: Pexels.com

3. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Mengonsumsi sayuran mampu menurunkan risiko jantung koroner dan menurunkan hipertensi. Dilansir dari laman SehatQ, sejumlah jenis ikan juga mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung, sehingga menurunkan risiko hipertensi dan serangan jantung, terlebih jika dikombinasikan dengan manajemen stres yang baik dan olahraga rutin.

4. Mengurangi Risiko Diabetes dan Peradangan

Konsumsi buah dan sayur bisa mengurangi risiko diabetes tipe 2. Mengonsumsi sayuran juga bermanfaat memperbanyak asupan zat antiradang dan antioksidan. Mengonsumsi ikan dengan kandungan omega-3 juga berperan mengurangi peradangan. Dengan demikian, pola makan pescatarian ini sangat berperan mengurangi risiko diabetes dan peradangan.

5. Mengontrol Berat Badan

Berat badan juga menentukan kesehatan tubuh, sehingga perlu dijaga agar tetap ideal. Salah satunya dengan mengganti daging menjadi ikan agar mengurangi asupan kalori dan lemak jenuh. Melalui cara ini, Sahabat Sehat lebih mudah mencapai ataupun mempertahankan berat badan yang normal atau tidak berlebihan yang bisa berujung obesitas.

Tips untuk Menjadi Pescatarian

Dilansir dari laman OMSA Medic, beberapa tokoh dunia sudah menjalankan pola makan pescatarian yaitu McKellen, Miley Cyrus, Eva Mendes, Steve Jobs, dan Willem Dafoe. Perkembangan teknologi pangan dan budidaya ikan yang semakin maju juga mendorong penerapan pola makan pescatarian kepada masyarakat.

Ada beberapa tips yang bisa Sahabat Sehat lakukan ketika ingin menerapkan pola makan pescatarian. Misalnya dengan memilih metode memasak yang tepat supaya zat gizinya tidak hilang selama pemasakan. Kamu juga bisa mengkreasikan menu baru dengan memanfaatkan sumber daya laut lokal. Bergabung dengan komunitas pescatarian juga bisa kamu lakukan sebagai media dalam berdiskusi mengenai pola makan ini.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

About the Author

Yuan Adelintang Kurniadita

Saya adalah mahasiswi Magister Sains Manajemen, UGM, dan sudah berpengalaman sebagai content writer freelance.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top